PDAM KOTA MALANG GENJOT TERUS UNTUK PELAYANAN TERDAMPAK

   

     Sampai dengan saat ini PDAM Kota Malang terus berupaya dalam menangani gangguan layanan air minum yang terjadi akibat Pecahnya Pipa Distribusi diameter 500 mm jalur Simpar – Buring. Mengingat tipografi wilayah yang memiliki elevasi yang ekstrem. PDAM mengajuan bantuan untuk rehabilitasi pipa tersebut dalam proses tindaklanjut oleh Kementrian PUPR Pusat. Menurut rencana dua minggu kedepan proses pengerjaan rehabilitasi pipa akan mulai di lakukan.
    Sebagai bentuk tanggung jawab PDAM Kota Malang kepada pelanggan terdampak,  masih terus melakukan mengirim mobil tangki ke daerah terdampak, kurang lebih 25 mobil tangki yang diantaranya bantuan dari Kementrian PUPR siap melayani kebutuhan air minum warga. Tidak hanya itu, Kementerian PUPR juga memberikan bantuan 45 Terminal air yang akan dipasang di beberapa titik hal ini merupakan bentuk tanggungjawan PDAM dan juga terus berupaya untuk pelayanan dengan menambah 45 terminal air tersebut, sebagai salah satu upaya untuk memudahkan pelanggan terdampak dalam mengambil air.

    PDAM Kota Malang juga melakukan Rekayasa Jaringan untuk Perumahan BTU yang di supply dari Tandon Buring Bawah dengan cara di pompa, karena sudah ada infrastruktur yang mendukung. Termasuk juga perumahan Buring Hill yang didukung oleh sumur milik perumahan sendiri, kapasitas tandon juga masih memungkinkan di isi dengan air mobil tangki.