Wakil Gubernur Beri Apresiasi Kepada PDAM Kota Malang terkait Penanganan Kebocoran Pipa Distribusi 500 mm jalur Tandon Simpar – Buring



Sabtu, 25 Januari 2019

    Wakil Gubernur Bapak Emil Dardak melakukan tinjauan ke lokasi pecahnya pipa distribusi diameter 500 mm milik PDAM Kota Malang pada hari Sabtu siang tanggal 25 Januari 2020, Bapak wagub  Emil Dardak didampingi langsung oleh Direktur Utama PDAM Kota Malang, Bapak M Muhlas, S,Pd, M.Si. Direktur Teknik, Ibu Ir. Ari Mukti, MT, dan Direktur Administrasi  Keuangan Bapak Moch Syaifudin Zuhri, SE, MM dan Bapak Wawali Sofyan Edi  Jarwoko.   

    Bapak Direktur Utama menjelaskan kronologi dari awal pecahnya pipa hingga saat ini, upaya –upaya apa yang telah dilakukan oleh PDAM Kota Malang dalam menangani kebocoran pipa distribusi tersebut. Secara berkala PDAM Kota Malang selalu memberikan progres mengenai upaya-upaya yang selalu dilakukan dalam proses perbaikan pipa yang mengalami kebocoran berkali - kali di berapa titik sehingga memerlukan waktu yang lama dalam melakukan normalisasi aliran air supaya bisa mengalir ke masyarakat terdampak , langka yang diambil dalam jangka pendek yaitu dengan memberikan bantuan air tangki dan terminal air.

    Bapak Wakil Gubernur mengapresiasi langkah tim PDAM Kota Malang, dalam menangani, bocoran pipa dan layanan kepada masyarakat. Emil Dardak menyampaikan, kawasan Wonokoyo merupakan kawasan yang paling tertinggi dan selama ini kebutuhan air didapatkan dari Sumber Pitu dan sampai saat ini air belum bisa mengalir normal. sehingga, langkah yang diambil selama ini adalah dalam bentuk bantuan dari Satuan Kerja Tanggap Darurat Pemukiman Pusat yaitu Terminal Air kapasitas 2000 liter yang setiap harinya di isi oleh air tangki . Sementara pipa transmisi yang berasal dari Sumber Pitu yang berada di Desa Pulungdowo dan Desa Kidal beberapa kali pecah masih dalam proses pengajuan pengatian pipa.
Untuk saat ini, sekitar 3.500 warga terdampak yang belum teraliri dari total 26 ribu warga terdampak. Secara bertahap, pemenuhan kebutuhan air ia pastikan akan dimaksimalkan secara berangsur. Berbagai upaya pun ia janjikan untuk terus dilakukan.

    Di sisi lain, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyampaikan, langkah konkret akan terus dijalankan Pemerintah Kota Malang dan Perumda Tugu Tirta dalam mengatasi permasalahan tersebut. Sehingga, kebutuhan air bersih masyarakat bisa kembali normal seperti biasa. “Seperti tadi yang disampaikan warga, yang penting air mengalir meski sedikit. Kami akan upayakan itu dan saya perintahkan Perumda Tugu Tirta lakukan langkah konkret. Dan saya sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Pak Wagub,”tukas Sofyan Edi.

    Bapak Wakil Gubernur dan Direksi PDAM Kota Malang juga mendatangi langsung rumah warga terdampak. Salah satu pemukiman yang ditinjau langsung oleh Emil adalah Desa Kalisari, Kelurahan Wonokoyo, Kacamatan Kedungkandang Kota Malang. Sebagian besar meminta agar fasilitas air bersih segera dibenahi dan kembali normal. Beberapa warga pun curhat kepada bapak dua anak tersebut. Lantaran lebih dari dua minggu ini air sama sekali tak mengalir.  Selain meninjau warga terdampak di Wonokoyo, Wagub juga menyempatkan diri berkunjung ke perum Bulan Terang Utama, ( BTU). Lagi-lagi mantan Bupati Trenggalek ini meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Karena pihak pemerintah sedang berusaha untuk melakukan normalisasi saluran.

Humas PDAM Kota Malang