PRESS RELEASE KRONOLOGI KEJADIAN SPAM BURING ATAS

Malang, 14 Januari 2020

            Gangguan layanan air minum PDAM Kota Malang yang 3 hari  terakhir ini terjadi, perlu kami sampaikan informasi kronologi kejadian Sistem Penyediaan Air Minum khusus untuk wilayah pelayanan Tandon Buring Atas yang diakibatkan bocornya jaringan pipa transmisi diameter 500 mm di Jl. Raya Kidal – Tajinan Kecamatan Tumpang.

 

                                                                                          KRONOLOGI    KEJADIAN

  1. 1.    Tanggal 10 Januari 2020, Pukul 22.25 Wib. Alarm Low Level Reservoir Buring Atas dan Simpar  

Awal mula kejadian diketahui dari adanya alarm di Twin Command Center pada Reservoir – BURING ATAS dan SIMPAR yang mengidentifikasi adanya penurunan suply pada jaringan transmisi SIMPAR BURING ATAS.

 

 

  1. 2.    Tanggal 11 Januari 2020, Pukul 00.15 Wib.  

Ditemukan jaringan pipa transmisi diameter 500 mm bocor di lokasi Jl. Raya Kidal – Tajinan Kecamatan Tumpang, dikarenakan pipa diameter 500 mm tersebut tidak mampu menahan beban dengan kondisi eksisting lokasi yang elevasinya ekstrim. Dimana kejadia pipa pecah yang beruntun tersebut pada cekungan sehingga beban tekanan terkumpul pada lokasi tersebut sedangkan pipa yang terpasang PN 10 bar sedangkan esksistingnya 12, 67 bar sehinggga tidak mampu yang berakibat pipa pecah.

 

 

 

  1. 3.    Tanggal 11 Januari 2020, Pukul 00.35 Wib.  

Menginformasikan Gangguan Layanan kepada pelanggan atas terjadikan kebocoran jaringan pipa di daerah Kidal – Tajinan Kecamatan Tumpang

 

 

 

  1. 4.    Tanggal 11 Januari 2020, Pukul 08.50 Wib.  

Dilakukan penggalian dan perbaikan jaringan pipa transmisi diameter 500 mm yang bocor dengan kedalam pipa 2  meter serta dilakukan pemasangan air realase valve yang berfungsi untuk membuang udara dalam pipa guna mengurangi tekanan air dalam pipa 

 

 

 

 

  1. 5.    Normalisasi Transmisi

Dikarenakan panjangnya jaringan transmisi ± 15 km, dan luasnya daerah layanan kurang lebih 30.000 Sr yang terdampak, normalisasi dilakukan secara bertahap agar dicapai kondisi kembali normal dibutuhkan waktu 4-5 hari.

 

 

 

 

  1. 6.    Tanggal 12 Januari 2019, Buring Bawah Normal Level

     Level BURING ATAS mulai normal dan berproses normalisasi jaringan distribusi layanan BURING ATAS yang terdampak.

 

 

 

  1. 7.    Tanggal 12 Januari 2020, Layanan Mengalir

Sebagian besar layanan terdampak BURING BAWAH mulai mengalir dan beberapa layanan masih belum normal karena proses spey jaringan distribusi masih belum selesai.

 

 

  1. 8.    Tanggal 12 Januari 2020, Pukul 08.45 Wib. Kembali terjadi bocor dilokasi sebelah bawah dari jaringan yang dilakukan perbaikan  

Hasil pengukuran inflow BURING ATAS mengalami penurunan level dan  tekanan RPS 12,67 bar yang dipantau dari Scada room bahwa grafik menunjukkan dari mulai pengisian timbul kenaikan tekanan yang linier dan tidak ada grafik yang menunjukkan naik turun tidak beraturan, dengan demikian kami simpulkan bahwa pipa memang sudah jenuh dan tidak mampu menahan beban tekanan yang ada.

 

 

 

  1. 9.        Tanggal 13 Januari 2020, Pukul 07.00 Wib. Pekerjaan selesai dilaksanakan. 

Percepatan normalisasi dan evaluasi dengan melakukan spey secara bertahap

 

               

SOLUSI  RENCANA  PERBAIKAN

 

1. Memberikan bantuan air secara gratis melalui mobil tangki untuk daerah terdampak gangguan sebanyak 21.379 Sambungan Rumah, dan dibantu juga mobil tangki dan juga terdapat bantuan Mobil tangki dari PDAM Kota lain total sebanyak 10 unit terdiri dari PDAM Kota Malang 3 unit, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Malang 3 unit, Perum Among Tirta Kota Batu 2 unit, Perum Tirta Kanjuruan 2 unit.

2. Rekayasa jaringan pengambilan aliran dari pelayanan Sumber 7 diambilkan dari pelaanan sumber wendit 1 pada siang dan Sumber Wendit 3 pada malam hari. Guna antisipasi tekanan yang ada dan kondisi pipa yang sudah jenuh maka kami melakukan rekayasa jaringan yang semula diambilkan dari tandon Simpar/Suply sumber 7 , kami kurangi dan kami ambilkan dari sumber Wendit 1 , dan Sumber Wendit 2. Jadi yang dari sumber 7 hanya 80 lps dari 140 lps yang selama ini, namun hal ini untuk sementara juga akan mengaggu pelayanan dari suply Wendit 1 dan Suply Wendit 2. Jadi untuk warga masyarakat kota Malang yang di Suply dari Wendit 1 dan Suply Wendit 2 tersebut untuk kerelaan dan kesediaannya yang selama ini terlayani 24 jam , dengan adanya suport pelayanan Buring Atas akan terjadi tidak 24 jam atau 24 jam tapi aliran kecil.

3.  Selain metode yang kita lakukan seperti tersebut diatas kami juga sudah memasang air release valve guna membuang udara dalam pipa sehingga bisa mengurangi tekanan air di dalam pipa, namun masih tetap tidak berpengaruh besar terhadap kondisi elevasi ekstrem yang ada.

 4. Dengan kejadian Tersebut kami PDAM Kota Malang mengajukan bantuan ke Pusat dikarenakan biaya untuk rehab jaringan yang baru memerlukan biaya yang sangat besar dan PDAM Kota Malang tidak mampu untuk melakukan pembiayaan pekerjaan tersebut.

 

DIREKSI  dan JAJARAN MANAGER RAKOR  MEDADAK

 

            Dalam rangka mempercepat aliran pelayanan Direktur Utama dan Jajaran Direksi serta Para Manager melakukan tinjau lapangan ke lokasi bocoran jaringan pipa dalam proses penyelesaian, setelah memimpin rapat koordinasi dengan managemen perusahaan dalam memecahkan masalah serta evaluasi kedepan dalam penanganan masalah tersebut.

            Tinjau Lapangan oleh Direksi PDAM Kota Malang tersebut dan diikuti juga oleh Jajaran para Manajer, yang bertujuan untuk melihat secara langsung bagaimana langkah antisipasi yang telah dilakukan oleh PDAM Kota Malang dalam rangka menstabilkan aliran air bagi warga di wilayah kecamatan Kedungkandang dan sekitarnya bisa diatasi dengan cepat.

            "Saya sampaikan permohonan maaf kepada pelanggan khususnya diwilayah Kedungkandang dan  sekitarnya atas kejadian gangguan aliran ke Pelanggan PDAM yang terlayani dari tandon simpar. beberapa hari yang lalu mengalami krisis air yang disebabkan karena terjadinya Pipa diameter 500 mm pada jaringan pipa transmisi aliran air dari sumber pitu; dan untuk menormalisasikan aliran kembali membutuhkan waktu yang cukup lama hingga 3-5 hari " ujar Nor Muhlas.

            Hari ini, lanjut Muhlas, saya sengaja turun ke lapangan bersama jajaran managemen PDAM Kota Malang untuk melihat secara langsung apa saja kendala yang sedang kita hadapi agar dapat segera diselesaikan dengan baik tanpa merugikan pihak manapun, dan kami terus meningkatkan kinerja dengan maksimal demi pelayanan terbaik pada pelanggan dan masyakarat Kota Malang, karena air adalah kebutuhan primer yang harus terpenuhi" tegasnya.

            Sementara itu, Ir. Ari Mukti, MT selaku Direktur Teknik dalam pendampingannya menyatakan bahwa “ guna antisipasi adanya kejadian berulang kita melakukan kontrak payung untuk percepatan penanganan pemasangan air release valve untuk mengeluarkan udara dalam pipa sehingga mengurangi udara dalam pipa, dan melakukan pengajuan bantuan untuk rehab jaringan tersebut sebagai alternative bahan pipa baik HDPE, Ductile maupun Galvanis tergantung pusat bantuan apa yang dipilih dan diberikan kepada PDAM Kota Malang.

Desain tersebut tidak menggangu pelayanan yang ada selama pembangunannya karena akan dikorelasikan dengan TEE  “Y” dengan operasi valve.

Humas PDAM Kota Malang